Sering di alami para remaja, begini cara penanganan untuk kulit beruntusan!

Sering di alami para remaja, begini cara penanganan untuk kulit beruntusan!

Apa itu Bruntusan?

Bruntusan adalah kondisi kulit yang terasa kasar dan tidak rata karena adanya bintik-bintik kecil yang menonjol pada permukaan kulit. Meskipun bruntusan tidak berbahaya, kondisi ini bisa mengganggu penampilan dan kadang-kadang dapat menimbulkan rasa gatal. Bruntusan dapat muncul di berbagai area tubuh yang masih tertutupi kulit, seperti wajah, leher, lengan, bahu, dan dada. Bruntusan pada wajah sering kali disebabkan oleh beberapa faktor, seperti jerawat, komedo, milia, atau kulit kering. Akibat muka bruntusan selain tampil kurang percaya diri, warna kulit wajah jadi tidak merata hingga timbul noda-noda hitam maupun cokelat.

Penyebab bruntusan di wajah

Penyebab bruntusan bisa disebabkan oleh banyak hal seperti komedo, iritasi wajah, dermatitis, milia, folikulitis (peradangan pada folikel rambut), keratosis seboroik.

Namun, komedo termasuk cikal bakal kemunculan bruntusan yang paling sering terjadi.

Sama seperti jerawat, komedo terbentuk dari penumpukkan sel-sel kulit mati dan minyak yang terperangkap di dalam pori-pori kulit.

Pori-pori yang tersumbat ini bisa dipicu oleh beberapa hal di bawah ini:

  1. perubahan hormon,
  2. stres,
  3. produksi keringat berlebih,
  4. penggunaan obat-obatan tertentu,
  5. penggunaan kosmetik atau produk skincare (perawatan kulit) yang tidak cocok, dan
  6. kebersihan kulit yang tidak terjaga dengan baik, misalnya menyentuh kulit dengan tangan kotor.

Perawatan Wajah Bruntusan

Jika mengalami gejala seperti terdapat sejumlah jerawat kecil dan kemerahan pada kulit wajah, maka sebaiknya segera lakukan perawatan yang tepat agar tidak semakin memperburuk keadaan. Untuk merawatnya, mari simak cara mengatasi wajah bruntusan di bawah ini.

1. Hindari Pemicu Alergi

Jika bruntusan disebabkan oleh respon tubuh terhadap paparan alergen, maka hal yang perlu dilakukan dalam perawatan wajah bruntusan adalah menghindari pemicu alergi. Penderita dapat menghindari penggunaan produk perawatan kulit wajah yang dapat menimbulkan alergi seperti sabun berbahan kimia iritatif, parfum yang mengandung alkohol, atau produk pembersih wajah yang tidak cocok untuk kulit wajah sensitif.

Untuk mengganti produk perawatan wajah tersebut, penderita dapat menggunakan produk perawatan kulit wajah dengan label hypoallergenic. Produk perawatan berlabel hypoallergenic biasanya sudah disesuaikan dan diracik khusus untuk pengguna dengan masalah kulit wajah sensitif.

2. Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut

Rutin membersihkan wajah adalah salah satu cara perawatan wajah bruntusan. Namun, menggunakan produk pembersih wajah yang tidak sesuai dengan kulit wajah dapat memperparah kondisi wajah. Oleh karena itu, penderita wajib menggunakan produk pembersih wajah yang lembut tanpa membuat kulit terasa kering dan tertarik.

3. Rajin Lakukan Eksfoliasi

Eksfoliasi wajah adalah proses mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan kulit, sehingga wajah menjadi lebih bersih dan lembut. Ketika kulit mati menumpuk di permukaan kulit, pori-pori akan tersumbat dan menyebabkan munculnya komedo hingga bruntusan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan eksfoliasi wajah secara berkala.

Cara merawat kulit bruntusan dengan eksfoliasi wajah harus dilakukan dengan hati-hati. Lakukan eksfoliasi wajah sebanyak 2–3 kali dalam satu minggu. Hal ini dikarenakan terlalu sering melakukan eksfoliasi wajah dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit wajah. Disarankan pula untuk memilih produk eksfoliasi wajah yang lembut dan sesuai dengan tipe kulit wajah.

4. Pakai Tabir Surya

Paparan sinar ultraviolet matahari pada wajah tanpa perlindungan tabir surya adalah salah satu penyebab wajah bruntusan. Hal ini disebabkan oleh sinar UV yang dapat merusak kulit wajah, meningkatkan produksi minyak, dan menyebabkan peradangan pada kulit wajah.

Selain melindungi dari sinar UV yang berbahaya, tabir surya juga dapat mencegah terjadinya hiperpigmentasi kulit. Sehingga, menggunakan tabir surya adalah cara perawatan wajah bruntusan yang patut diterapkan.

5. Jaga Kelembapan Kulit

Pelembap tak hanya diperlukan oleh kulit yang kering saja, namun kulit berminyak dan bruntusan juga memerlukannya. Dengan menjaga kelembapan kulit, skin barrier akan menjadi lebih kuat sehingga risiko wajah bruntusan dapat dikurangi. Berikut adalah cara melembapkan kulit yang tidak boleh ditinggalkan.

Gunakan produk pelembab kulit dengan label noncomedogenic.

Minum cukup air, setidaknya 2 liter per hari.

Tidur yang cukup untuk membantu regenerasi sel-sel kulit.

Konsumsi buah-buahan untuk mencukupi nutrisi kulit.

6. Treatment Medis untuk Wajah Bruntusan

Selain perawatan wajah bruntusan yang dapat dilakukan di rumah, penderita dapat melakukan treatment untuk wajah bruntusan secara medis. Adapun treatment medis yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.

Chemical Peel Treatment: Prosedur ini adalah proses eksfoliasi wajah dengan menggunakan bahan kimia. Dengan melakukan chemical peeling, kulit wajah akan menjadi lebih bersih, kencang, dan halus.

Laser Treatment: Laser treatment adalah perawatan medis menggunakan energi cahaya untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk wajah bruntusan. Sinar laser dapat merangsang produksi kolagen, mengurangi peradangan, dan membersihkan pori-pori kulit yang tersumbat oleh minyak.

Microdermabrasion: Ini adalah prosedur yang biasa dilakukan pada wajah, leher, ataupun tangan, dengan tujuan untuk meremajakan kulit. Microdermabrasi menggunakan teknik pengelupasan untuk mengangkat sel-sel kulit mati.

Untuk kalian yang sedang mengalami hal serupa, yuk segera konsultasikan perawatan terbaik untuk kulit wajah kalian bersama E3A Clinic 🤗
.
#edukasikecantikan #bruntusan #bekasjerawat #klinikkecantikanjakartatimur#kliniklaser#laser4D#laserpico#laserpicowhitening#laserpicogold#laseracne#ultherapy

Leave a Reply

Your email address will not be published.